IPAL di Dayeuhkolot Sering Kebanjiran, Pemkab Bandung Berencana Bangun IPAL Baru


0


Bupati Bandung Dadang M Naser. (Dok. Humas Pemkab Bandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM — Bupati Bandung Dadang M Naser menyebut keberadaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) terpadu di Dayeuhkolot milik PT MCAB tidak efektif karena masih menggunakan teknologi lama dan sering terendam banjir. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung sendiri berencana untuk membangun IPAL terpadu di tempat lain.

AYO BACA : Dadang Naser: IPAL Terpadu Dayeuhkolot Tak Efektif dan Ketinggalan Zaman

“Itu (MCAB) areanya akan dipindahkan. Sudah tidak efektif,” tutur Dadang, Selasa (28/1/2020).

AYO BACA : Ribuan Warga di Kabupaten Bandung Masih Mengungsi Karena Banjir

IPAL terpadu yang akan dibangun Pemkab Bandung berada di dua tempat, yakni Cieunteung dan Majalaya. IPAL terpadu di Cieunteung akan melayani industri di kawasan Dayeuhkolot dan Baleendah. Sementara IPAL terpadu Majalaya akan melayani pengolahan limbah industri di kawasan tersebut.

“Nanti PT CBS dan Adikarya bekerja sama membangun IPAL terpadu ini,” ujarnya.

Pemkab Bandung sendiri saat ini masih mempersiapkan payung hukum pembelangunan dua IPAL terpadu tersebut. “Sedang persiapan back up pembuatan Perda untuk IPAL terpadu Cieunteung dan Majalaya,” katanya.

Teknologi yang akan digunakan dalam mengolah limbah di dua IPAL terpadu tersebut merupakan yang terbaru dan dinilai akan lebih efektif.

AYO BACA : 6 Kecamatan di Kabupaten Bandung Masih Terendam Banjir





Lanjut Baca


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
infopolitik

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *