Tak Kunjung di Revitalisasi, Pasar Tagog Padalarang Kumuh


0


PADALARANG, AYOBANDUNG.COM — Rencana revitalisasi Pasar Tagog, Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tak kunjung terealisasi dikeluhkan pedagang pasar dengan menurunnya angka kunjungan konsumen.

Kondisi kumuh dan becek saat musim penghujan menambah kurang diminatinya pasar tradisional ini didatangi masyarakat berbelanja.

Omzet dagangan bahkan kini mengalami penurunan 30-40 persen lantaran konsumen enggan masuk kedalam pasar berusia tua ini.

“Kondisi di dalam pasar yang kumuh, ditambah sekarang sedang musim hujan membuat lantainya menjadi becek. Kondisi itu membuat calon pembeli enggan masuk sampai ke dalam pasar,” kata Kiki Baehaqi salah satu tokoh pembina pedagang Pasar Tagog, Padalarang, Senin (24/2/2020).

Menurutnya, yang paling merasakan turunnya penjualan saat musim hujan adalah pedagang yang berada di dalam pasar. Pembeli enggan masuk  begitu melihat kondisi di dalam pasar kotor dan becek dari genangan air hujan.

“Pembeli lebih suka berbelanja di luar pasar. Dengan kondisi sekarang,  jam 11 siang pasar sudah sepi pembeli. Tinggal menyisakan pedagang saja,” ungkapnya. 

AYO BACA : Sampah di Pasar Tagog Padalarang Menggunung

Dengan kondisi ini, pembeli lebih suka berbelanja lebih  praktis di pinggir jalan. Kiki bersama pedagang berharap, revitalisasi Pasar Tagog Padalarang bisa dilaksanakan tahun ini.

“Pasar Batujajar dan Panorama Lembang sudah lebih dulu direvitalisasi, padahal rencana revitalisasi Pasar Tagog Padalarang sudah direncanakan sejak zaman Pemkab Bandung.  Kemudian pada awal berdiri Kabupaten Bandung Barat juga sempat dilelang, namun sayangnya tidak pernah terealisasi,” paparnya.

Setelah beberapa orang perwakilan pedagang sempat berdialog dengan Bupati Aa Umbara Sutisna, kata dia,  Bupati menyampaikan bahwa revitalisasi Pasar Tagog Padalarang akan dimulai setelah Idul fitri tahun ini.

“Tentunya ini menjadi angin segar bagi pedagang.  Mudah-mudahan saja tidak meleset lagi,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)  Kabupaten Bandung Barat Ricky Riyadi mengatakan, proses lelang ulang dilaksanakan Januari. 

Ditargetkan Maret sudah ada pemenang, kemudian Maret-April dilanjutkan proses memorandum of understanding (Mou) dan perjanjian kerja sama (PKS).

“Kami menjadwalkan sekitar bulan April dan Mei sudah mulai dibangun tempat penampungan sementara (TPS) bagi  pedagang Pasar Tagog. Jadwal ini kami sesuaikan dengan Idulfitri yang jatuh pada Mei, jadi pedagang akan tetap berjualan di pasar lama. Baru setelah Idulfitri, pedagang akan menempati TPS dan pasar Tagog mulai direvitalisasi. Untuk lokasi TPS masih di wilayah Padalarang,” terang Ricky. 

AYO BACA : Breaking News: Gudang Minyak Terbakar di Dekat Pasar Padalarang





Lanjut Baca


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
infopolitik

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *